Apa itu Teknologi Nano dan Seberapa Canggih Teknologi Ini? - RaBiitch Official

Apa itu Teknologi Nano dan Seberapa Canggih Teknologi Ini?

Saat peluncuran sebuah smartphone, chipset selalu menjadi dagangan yang digembar-gemborkan. Salah satu istilah yang sering disematkan, bahwa chipset tersebut telah menggunakan teknologi nanometer terkini. Sebagai contoh, produk seperti chipset keluaran Quallcomm, Snapdragon atau Exynos sudah menggunakan teknologi 10 nanometer atau ditulis dengan 10nm. Semakin kecil angka yang disematkan pada nanometer tersebut maka semakin mumpuni dan efisien chipset tersebut. Sebenarnya apa sih teknologi nanometer tersebut dan kenapa bisa demikian pentingnya teknologi tersebut? Berikut ulasannya.

Teknologi nano atau disebut juga nanoteknologi sebenarnya mencakup pengembangan teknologi dalam skala nanometer. Biasanya disebut 0,1 sampai 100nm. Satu nanometer sama dengan seperseribu mikrometer atau sepersejuta milimeter. Istilah nanoteknologi sering juga disebut nano teknologi molekul.

Seorang ahli fisika dan peraih penghargaan Nobel, Richard Feynman, dalam sebuah makalah yang disampaikannya di depan Asosiasi Fisikawan Amerika pada 29 Desember 1959 membahas bagaimana menciptakan struktur terkecil, dan apakah computer dapat bekerja dalam ukuran atom yang kecil. Feynman sudah membayangkan benda-benda dalam ukuran terkecil saat kalkulator saku masih belum terwujud.

Istilah ‘nano’ sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘kurcaci’. Dalam fisika istilah ini digunakan sebagai satuan ukuran yang awalnya hanya sebesar sepersemiliar meter (1/1.000.000.000). Sebagai perbandingan, sehelai rambut manusia masih 10.000 kali lebih tebal dari satuan ini. Atau sama dengan 3 sampai 5 atom.


Kini teknologi nano ini sering dikaitkan dengan cara kerja chip mikro elektronik yang berukuran sangat kecil dan tidak terlihat oleh mata manusia. Dalam perkembangannya, chip yang sangat kecil telah dibuat dengan teknologi 10nm. Ini sebanding dengan deretan 40 atom.

Chip atau prosesor terbuat dari silikon yang diambil dari pasir. Chip kecil yang murah sekalipun membutuhkan ratusan tahapan dalam pembuatannya hingga membentuk ‘wafer’ yang digunakan untuk prosesor saat ini. Pabrikan pembuat chip dituntut untuk terus mengembangkan teknologi nanometer sesuai dengan permintaan pasar. Setiap pabrikan tersebut memiliki teknologi masing-masing dalam desain dan pembuatan chip yang mereka produksi.

Semakin kecil chip yang diproduksi, diharapkan kualitas dan performa sebuah chip menjadi lebih meningkat. Dengan semakin kecilnya sebuah chip juga diharapkan jumlah produksi dan biaya produksi dapat lebih efisien. Namun apakah sesederhana itu? Ternyata tidak. Proses fabrikasi dalam pembuatan chip itu sendiri secara umum dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagaimana chip dibuat, seberapa besar ukuran chip dan menggunakan teknik apa dalam memproduksinya.

Produksi chip yang dimaksud menggunakan acuan nanometer. Bilangan nanometer suatu chip atau prosesor merupakan ukuran dari satuan transistor yang ada didalamnya. Secara umum semakin kecil suatu transistor berarti lebih efisien terhadap daya listrik dikarenakan jarak tempuh antar transistor yang yang semakin dekat. Semakin murah juga untuk diproduksi, lebih banyak, serta membutuhkan silikon yang lebih sedikit.

Meski begitu, desain prosesor juga dapat mempengaruhi performa suatu chip bisa lebih baik atau lebih buruk meski dengan ukuran transistor yang berbeda. Jadi ukuran bukan satu satunya yang harus dipertimbangkan. Semakin kecil sebuah transistor akan membuat semakin banyak transistor yang bisa ditempatkan pada keping chip.

Secara sederhana, teknik untuk memproduksi sebuah chip, pertama, wafer silikon dilapisi dengan bermacam macam konduktor. Lalu transistor secara bergiliran dicetak menggunkan aplikasi layer microscopic dielectric (insulating) bersama dengan layer photo resistive, dimana nantinya akan digunakan untuk pola jalur chip. Setelah itu layer non-photo resistive parts (mask) dihilangkan menggunakan sinar ultra violet dari lensa, memakai titik cahaya tersebut dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.



Keakuratan dari proses pelapisan, lithography, cetak dan de-masking merupakan suatu kewajiban dan terkait dengan semakin kecilnya chip tersebut. Teknik ini akan terus berkembang untuk menghasilkan chip yang lebih kecil lagi dan untuk mendapatkan chip atau prosesor yang lebih efisien. 

Intinya, dengan makin kecilnya nanometer sebuah chip dan proses fabrikasi yang lebih baik maka akan didapat chip yang lebih hemat daya, performa yang lebih meningkat, semakin kecil potensi untuk panas.

Via: TabloidPulsa

Belum ada Komentar untuk "Apa itu Teknologi Nano dan Seberapa Canggih Teknologi Ini?"

Posting Komentar

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel