-->

'BlackBird' Pesawat Tercanggih yang Pernah Dibuat, Bisa Terbang Menembus Atmosfer!

RaBiitch Official - Pada Artikel yang anda baca dengan judul 'BlackBird' Pesawat Tercanggih yang Pernah Dibuat, Bisa Terbang Menembus Atmosfer!, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Amerika, Artikel Blackbird. Sejarah, Artikel Edukasi, Artikel Jet Tempur, Artikel Militer, Artikel NASA, Artikel Pesawat Jet, Artikel Teknologi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : 'BlackBird' Pesawat Tercanggih yang Pernah Dibuat, Bisa Terbang Menembus Atmosfer!

Link : 'BlackBird' Pesawat Tercanggih yang Pernah Dibuat, Bisa Terbang Menembus Atmosfer!
Lockheed SR-71 adalah sebuah pesawat pengintai strategis supersonik jarak jauh berkecepatan Mach 3.3 yang berawal dari pesawat model A-12 dan YF-12 yang dibuat oleh Lockheed Skunk Works.

SR-71 secara tidak resmi dijuluki 'Blackbird' dan dipanggil Habu (nama ular) oleh para awak penerbangnya. Clarence "Kelly" Johnson bertanggung jawab atas berbagai inovasi di konsep desain pesawat canggih ini.



Keungulan dalam pertahanan pesawat ini adalah kecepatan terbang dan tingginya daya jelajah, di mana jika sebuah peluru kendali darat ke udara terdeteksi, tindak pengelakan yang standar adalah menambah kecepatan. Tipe SR-71 digunakan antara 1964 sampai 1998, di mana 12 dari 32 pesawat rusak akibat berbagai kecelakaan, tetapi tidak satu pun hilang ke tangan musuh.

Pesawat ini adalah pesawat tercepat dengan kru. Pesawat ini mampu menempuh kecepatan 3530 km/jam pada ketinggian 24 km di atas permukaan laut. Desainnya disesuaikan dengan kebutuhan untuk terbang tinggi dan tidak tertangkap radar musuh,karena pesawat ini biasanya dipakai untuk memata-matai musuh.

Sr-71 yang luar biasa secara resmi masih merupakan pesawat bertenaga jet tercepat di dunia, bahkan setelah 40 tahun dari penerbangan pertamanya tahun1950an.

Setelah CIA sadar bahwa pesawat ini jauh lebih baik jika dipakai untuk peran pengintaian daripada pertempuran, maka konsep diubah pada 1958, dengan mengurangi vunerabilitas pesawat dan meningkatkan kecepatan hingga lebih dari 3 Mach dan ketinggian maksimal yang dicapai hingga 85.000 kaki (25.930 m).

Akan tetapi, performa seperti itu membutuhkan lompatan yang besar dalam desain dan metode konstruksinya. Titanium pun dipakai pada airframe agar mampu bertahan pada suhu yang sangat tinggi pada kecepatan luar biasa (4.020 Km/jam).



Kesulitan juga dialami pada pengembangan mesin dan sistem hidrolis untuk dapat beroperasi pada kecepatan tinggi tersebut, sehingga diperlukan bahan khusus.

SR-71 dilengkapi dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara untuk menangani masalah desain yang konsumsi bahan bakar-nya tinggi dan untuk memperjauh jarak jangkau.

Walaupun banyak kemampuan SR-71 tidak diketahui, saat ini dipercaya bahwa pesawat dapat membawa nuklir 1-megaton atau kamera canggih, sensor dan peralatan pengintaian. SR-71 mampu melakukan survey sampai 80.000 mil persegi (207.000 km persegi) per jam.

Walaupun pesawat ini mempunyai kemampuan pengintaian yang sangat berharga selama Perang Dingin, pesawat ini sangat mahal biaya perawatan dan operasionalnya.

Bertambahnya biaya perawatan dan pengurangan budget, membuat AU AS menghentikan penggunaan pesawat ini pada 1990. 3 pesawat yang dipensiunkan ini disimpan di Lockheed's Palmdale, yang jika diperlukan dapat diaktifkan kembali. Sementara 3 pesawat lain masih dioperasikan oleh NASA untuk riset kecepatan tinggi.



Akan tetapi, banyak orang menganggap bahwa SR-71 masih digunakan pada Gulf War tahun 1991. Opini ini membuat kongres memerintahkan beberapa pesawat ini dioperasikan kembali pada 1994.

Sayangnya, masa-masa keemasan SR-71 telah berlalu. Pesawat SR-71 tidak akan terlihat lagi terbang menjelajah cakrawala. SR-71 dinyatakan pensiun pada tahun 1998 ketika Kongres dan Angkatan Udara AS menyatakan bahwa biaya operasional dan pemeliharan pesawat ini sangat tinggi.

Ciri-ciri umum


  • Kru: 2
  • Daya muat: 3,500 lb (1,600 kg) of sensors
  • Panjang: 107 ft 5 in (32.74 m)
  • Rentang sayap: 55 ft 7 in (16.94 m)
  • Tinggi: 18 ft 6 in (5.64 m)
  • Luas sayap: 1,800 ft2 (170 m2)
  • Berat kosong: 67,500 lb (30,600 kg)
  • Berat isi: 170,000 lb (77,000 kg)
  • Berat maksimum saat lepas landas: 172,000 lb (78,000 kg)
  • Mesin: 2 × Pratt & Whitney J58-1 continuous-bleed afterburning turbojet, 32,500 lbf (145 kN) masing-masing
  • Wheel track: 16 ft 8 in (5.08 m)
  • Wheel base: 37 ft 10 in (11.53 m)
  • Aspect ratio: 1.7


Kinerja


  • Laju maksimum: Mach 3.2+ (2,200+ mph, 3,530+ km/h, 1,900+ knots) at 80,000 ft (24,000 m)
  • Jangkauan: 2,900 nmi (5,400 km)
  • Jangkauan feri: 3,200 nmi (5,925 km)
  • Langit-langit batas: 85,000 ft (25,900 m)
  • Laju tanjak: 11,810 ft/min (60 m/s)
  • Beban sayap: 94 lb/ft² (460 kg/m²)
  • Dorongan/berat: 0.382


Sumber: Wikipedia


Demikian penjelasan mengenai 'BlackBird' Pesawat Tercanggih yang Pernah Dibuat, Bisa Terbang Menembus Atmosfer! dan seperti biasa silahkan tinggalkan apa pendapat kalian di kolom komentar mengenai 'BlackBird' Pesawat Tercanggih yang Pernah Dibuat, Bisa Terbang Menembus Atmosfer!

Bagikan : https://www.rabiitch.me/2018/11/pesawat-tercanggih-yang-pernah-dibuat.html

0 Balasan Untuk "'BlackBird' Pesawat Tercanggih yang Pernah Dibuat, Bisa Terbang Menembus Atmosfer!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Adblock Detected

Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker

This is how to whitelisting this blog in your ad blocker

Thank you

×