Membongkar Kecurangan 'Karyawan Indomaret', Pengalaman Pribadi! - RaBiitch Official

Membongkar Kecurangan 'Karyawan Indomaret', Pengalaman Pribadi!

Kamu pasti tau dong dengan gerai yang bernama Indomaret, ya ini adalah toko yang menguasai retail Indonesia. 

Ada banyak sekali barang yang dijual di sana, ditambah lagi kondisi yang enak buat nongkrong atau sekedar beristirahat setelah perjalanan panjang. Kamu juga bisa melihat kasir mereka yang kebanyakan cakep-cakep, wkwk.

Dibalik keunggulannya, ternyata bisnis retail raksasa ini juga punya banyak kekurangan atau bisa dibilang 'kecurangan'. Setelah ratusan kali saya masuk ke sana, saya sudah paham betul dengan sistem buruk mereka. 



Yang perlu kamu ketahui dan garis bawahi adalah kecurangan ini justru dilakukan oleh karyawan Indomaret, bukan dari pihak Indomaretnya langsung. Lalu apa saja kecurangan itu?

Mungkin kamu pernah atau sering melihat berita dan mengalami sendiri bahwa label price (harga di rak) berbeda setelah dibawa ke kasir. Hal ini sudah 'umum' terjadi.Banyak sekali costumer yang mengalaminya, mungkin kamu juga pernah.

Sebenarnya ada dua hal yang menyebabkan hal itu bisa terjadi. Pertama adalah update harga, dimana harga suatu produk sudah diperbarui lewat sistem tapi label belum dicetak ulan (diganti) oleh karyawan. Karena pergantian harga ini sering dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan kepada karyawan itu sendiri. Bisa dibilang presentase kecurangan 50% sistem dan 50% karyawan yang 'malas' update harga dan menganti label price.

Alasan yang kedua adalah sengaja dibuat berbeda oleh kasir Indomaret. Mungkin karena kepepet masalah ekonomi dan gajinya tidak cukup, karyawan nekat mencari sampingan dengan mengakali harga. Jika kamu tidak jeli memperhatikan perbedaan harga, ya selamat, kamu tertypu! Kasir bisa melakukannya dengan syarat, pembeli tidak teliti dan kasir tidak memberikan struk belanja. 

Masih mengenai alasan kedua, memang nominalnya tidak besar, tapi sangat berdampak pada penghasilan pribadi si kasir. Bayangkan, jika kamu dicurangi  500/1000 rupiah, bagaimana dengan pelanggan lain? Yang beli kan gak cuman lu doang bro! Biasanya semakin banyak barang yang dibeli, kemungkinan dicurangi juga semakin tinggi.




Untuk mengantisipasinya, kamu tinggal meminta struk (jika tidak diberi) sangat mudah bukan? Karena struk itu murni, tidak bisa dicurangi oleh kasir.

Pembahasan lain, kamu pasti pernah mendengar kalimat "Dua ratus rupiahnya boleh didonasikan?". Pertanyaan ini dipakai jika belanjaan kamu totalnya berjumlah ganjil, misalnya 19.700, daripada repot nagih kembalian 200 perak, mending didonasikan. Tapi apa benar larinya ke donasi? Jawabanya, bisa IYA bisa TIDAK.

Donasi yang asli akan disalurkan kepada lembaga amal atau korban bencana, panti asuhan, dan kepada orang-orang yang memang layak untuk diberi donasi dari kita. Tapi ada juga karyawan usil yang melempar donasi kepada dirinya sendiri. Perbedaanya bisa kamu lihat di struk belanja, jika memang didonasikan maka ada nominal yang tertera pada bagian 'Donasi', jika tidak maka nominal kembalian kamu masih sama (19.700) dan nominal donasi 0.

Untuk melihat kejujuran karyawan, kamu tinggal meminta struk belanja aja kok.

 Kasus selaanjutnya tapi jarang terjadi adalah barang expired atau basi. Perlu kamu ketahui bahwa barang yang erpired-nya sudah dekat maka diletakan pada barisan depan. Contoh: snack Taro yang expired bulan januari akan ada di baris pertama dibanding snack taro yang expirednya bulan april. 




Catatan: Hal itu tidak terjadi jika karyawan malas menata rak dan tidak memperhatikan expired suatu produk.
Tips: Ambilah barang yang ketaknya dibagian belakang supaya aman. Ya walaupun kamu harus repot repot bongkar.

Untuk minuman yang siap minum juga jarang dijumpai tapi tetap saja harus di ketahui. Saya pernah membeli susu Indomilk siap minum yang kadaluarsanya masih lama tapi rasanya sudah basi (memang sudah basi wkwkw). Binggung juga sih waktu nemu beginian. Siapa yang salah? Hal ini bisa disebabkan karena minuman tersebut sudah pernah dimasukan ke frezer atau kulkas lalu dikeluarkan (diletakan di tempat tidak dingin) yang menjadikan produk itu basi.

Jika minuman sejenis susu atau kopi sudah dimasukan ke frezer lalu dikeluarkan tapi tidak segera diminum maka hal ini bisa membuat proses pembusukan lebih cepat walaupun tgl kadaluarsanya masih jauh. Pihak yang salah disini kemungkinan besar adalah karyawan karena sembarangan menaruh produk di tempat yang tidak semestinya.

Kamu bisa melakukan komplain kepada mereka supaya kamu mendapatkan produk yang masih segar. Sama halnya dengan apa yang saya lakukan dulu.

Baik, saya kira cukup sekian ulasan mengenai kecurangan yang dilakukan Indomaret. Eh lebih tepatnya oleh Karyawan Indomaret. Jika alasan ini kurang kuat, kamu bisa mengunjungi link berikut Kaskus dimana banyak orang meng-Iyakan dan banyak yang mengalami kejadian serupa.

Pastikan kamu punya nyali untuk komplain dengan harga yang berbeda rak (label price) dengan apa yang ada di kasir. Jika kasirnya ngeyel, jawab aja "Yaudah, sini minta nomor AM (Area Manager) kamu! Biar saya komplain ke dia" Dijamin bakal ketar-ketir tuh.



Belum ada Komentar untuk "Membongkar Kecurangan 'Karyawan Indomaret', Pengalaman Pribadi!"

Posting Komentar

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel