Bagaimana Cara Orang Koma Untuk Makan dan Minum? Ini Penjelasannya! - RaBiitch Official

Bagaimana Cara Orang Koma Untuk Makan dan Minum? Ini Penjelasannya!

Sederhananya, koma adalah kondisi hilangnya kesadaran dalam jangka waktu yang lama. Koma bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya karena cedera atau trauma di bagian kepala, penyakit sistem saraf, penyakit metabolik, infeksi, atau stroke.

Hal-hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan atau perdarahan di bagian otak. Akibatnya, tekanan di rongga kepala jadi meningkat dan menghambat aliran darah berisi oksigen yang menuju ke otak. Kondisi inilah yang membuat seseorang jadi hilang kesadaran hingga mengalami koma.



Manusia membutuhkan makan dan minum untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari. Apalagi kalau kamu sedang sakit, kamu tentu membutuhkan asupan makanan yang lebih banyak supaya tubuh cepat pulih dan sembuh.

Hal ini berlaku juga untuk orang yang sedang koma. Sekalipun dalam kondisi tidak sadar, pasien koma tetap membutuhkan asupan makanan dan minuman supaya fungsi organ tubuhnya tetap berjalan dengan baik.

Namun yang jadi pertanyaan, bagaimana cara pasien koma makan dan minum? Padahal, kamu tentu tahu bahwa pasien koma tampak seperti sedang tertidur sehingga tidak memungkinkan untuk makan atau minum.

Cara pasien koma makan dan minum tentu tidak sama seperti orang normal lainnya. Karena pasien koma tidak dapat menelan atau mengunyah, maka makanan atau minuman akan diberikan dalam bentuk yang lain.

Pasien koma makan dan minum melalui cairan infus yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah venanya. Cairan infus tersebut mengandung elektrolit, yang terdiri dari garam atau zat lainnya, untuk mencegah pasien koma dari kelaparan atau dehidrasi.

Tergantung dari kondisi pasien, dokter juga dapat membuat tabung nasogastrik untuk memungkinkan pasien koma makan dan minum. Tabung nasogastrik ini dimasukkan melalui hidung, lalu ke tenggorokan, dan berakhir di lambung untuk mengalirkan cairan dan nutrien ke dalam tubuh pasien.



Namun, jenis tabung ini hanya bisa digunakan selama 1-4 minggu saja. Jika lebih dari 4 minggu, maka tabung nasogastrik ini biasanya akan diganti dengan selang PEG.

Selang PEG atau Percutaneous Endoscopic Gastronomy adalah selang makanan permanen yang dimasukkan dari kulit perut langsung ke dalam perut pasien. Lewat selang ini, makanan buatan akan dimasukkan langsung ke dalam lambung untuk dicerna oleh pasien koma.

Sumber: Hello Sehat

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Cara Orang Koma Untuk Makan dan Minum? Ini Penjelasannya!"

Posting Komentar

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel