Ditinggalkan Pas Lagi Sayang-sayangnya Saat PDKT? Hati-hati Bisa Jadi Kamu Terkena Fenomena Ghosting!

RaBiitch Official - Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ditinggalkan Pas Lagi Sayang-sayangnya Saat PDKT? Hati-hati Bisa Jadi Kamu Terkena Fenomena Ghosting!, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Air Mata, Artikel Cinta, Artikel Luka, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca artikel kami yang berjudul Ditinggalkan Pas Lagi Sayang-sayangnya Saat PDKT? Hati-hati Bisa Jadi Kamu Terkena Fenomena Ghosting!
Ditinggalkan Pas Lagi Sayang-sayangnya Saat PDKT? Hati-hati Bisa Jadi Kamu Terkena Fenomena Ghosting!


Bagi sebagian orang, masa pendekatan penting dilakukan sebelum memulai hubungan pacaran atau masuk ke jenjang yang lebih serius. Pendekatan ini lebih difungsikan sebagai ajang perkenalan awal. Meski banyak juga yang sudah merasa sayang meski hanya sebatas pendekatan.

Pendekatan (brilio.net)
Pernah nggak sih kamu ditinggal pas masa pendekatan? Apalagi pas lagi sayang-sayangnya. Pasti rasanya sangat menyakitkan ya, membuat kecewa bahkan ada yang trauma. Kalau pernah mengalami, bisa jadi kamu terkena fenomena ghosting. Apa sih maksudnya?


Fenomena ghosting

Untuk kamu yang belum paham, ghosting merupakan salah satu fenomena yang umum terjadi ketika pendekatan. Dimana awalnya hubungan baik-baik saja, berjalan lancar tanpa hambatan. Kamu dan dia masih lancar komunikasi, sering bertukar kabar, chat siang dan malam, bahkan pergi kemana-mana berdua.

Fenomena Ghosting (medium.com)
Namun secara tiba-tiba si dia menghilang begitu saja seperti hantu. Semua pesanmu tak dibalas, telpon tak diangkat, hingga akun media sosial di blockir semuanya. Dia tak bisa lagi dihubungi, bahkan keberadaannya saja tak kamu ketahui. Padahal hubungan kalian tak ada masalah sama sekali. Lalu mengapa bisa begitu ya?


Belajar jadi lebih peka

Agar tak kembali mengalami fenomena ghosting, tak ada salahnya kamu belajar jadi pribadi yang lebih peka dari sebelumnya. Bisa jadi kamu merasa semuanya baik-baik saja dan berjalan lancar, padahal nyatanya ada hal tidak baik yang tak kamu sadari. Hal tidak baik itulah yang mungkin menjadi alasannya menghilang seperti hantu.

Belajar jadi lebih peka (hips.hearstapps.com)
Misalnya saja ada sifat dan sikapmu yang tak disukainya tapi dia enggan mengatakan padamu atau merasa sungkan. Atau ada faktor lain yang membuatnya berpikir ulang tentang hubungan kalian namun tak bisa mengungkapkannya. Oleh karena itu kepekaan harus lebih ditingkatkan lagi.


Ada sisi positif yang bisa diambil

Ditinggalkan pas lagi sayang-sayangnya memang sangat menyakitkan. Rasa kecewa dan sedih membuat kita menutup hati tentang semua hal positif yang bisa diambil. Padahal ada banyak hikmah yang bisa dijadikan pelajaran, seperti mengenal karakter orang di awal hubungan. Dengan adanya pendekatan kamu jadi tau bagaimana watak orang yang kamu sukai. Sifat aslinya akan terlihat sehingga bisa menilai dia tepat atau tidak menjadi pendamping masa depan.

Ada sisi positif yang bisa diambil (wallpaper-house.com)
Hal positif lain yang bisa diambil adalah, kamu tau apakah dia serius atau tidak dengan hubungan yang kalian jalani. Kalau memang tidak serius lebih baik ketahuan di awal kan daripada terlanjur sampai pelaminan? Jadi tak perlu sedih atau merasa diabaikan, yakin dan percaya dia bukan orang yang tepat bagimu.
Kamu pernah mengalami?


Demikian penjelasan mengenai Ditinggalkan Pas Lagi Sayang-sayangnya Saat PDKT? Hati-hati Bisa Jadi Kamu Terkena Fenomena Ghosting! dan seperti biasa silahkan tinggalkan apa pendapat kalian di kolom komentar mengenai Ditinggalkan Pas Lagi Sayang-sayangnya Saat PDKT? Hati-hati Bisa Jadi Kamu Terkena Fenomena Ghosting!

Bagikan : https://www.rabiitch.me/2018/10/ditinggalkan-pas-lagi-sayang-sayangnya.html

0 Response to "Ditinggalkan Pas Lagi Sayang-sayangnya Saat PDKT? Hati-hati Bisa Jadi Kamu Terkena Fenomena Ghosting!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel