Apa Itu Mindset dan Bagaimana Cara Membentuknya? - RaBiitch Official

Apa Itu Mindset dan Bagaimana Cara Membentuknya?

Mungkin kamu sudah sering mendengar kara Mindset, atau kamu sering mengucapkannya. Tapi, tahukah kamu, apa arti dari kata Mindset itu sendiri?

Kebanyakan orang pasti mengartikannya sebagai pola pikir, meman arti katanya seperti itu sih, hehe. Namun tidak sesimple itu. Ketika seseorang berkata rubah mindset-mu atau Mindset-nya salah atau lain sebagainya. 

Kita tidak bisa sertà merta merubahnya kan? Ada begitu banyak pola pikir, sehingga merubahnya tidak semudah pola makan.


Apa itu mindset?


Dalam buku "The secret Of Mindset", menyebutkan Mindset terdiri dari dua kata yaitu Mind dan set. Kata "Mind" berarti "sumber pikiran dan memori; pusat kesadaran yang menghasilkan pikiran, perasaan , ide, dan persepsi, dan menyimpan pengetahuan". Kata "Set" berarti " mendahulukan peningkatan kemampuan dalam suatu kegiatan.

Bisa diartikan bahwa Mindset adalah pola pikir atau kebiasaan cara berpikir dalam suatu bidang. Yang mana pola pikir ini di bentuk dari beberapa belief (kepercayaan di dalam pikiran kita). 

Kepercayaan-kepercayaan ini mempengaruhi sikap seseorang atau suatu cara berpikir yang menentukan perilaku dan pandangan, sikap, dan masa depan.

Jadi mindset sebenarnya kepercayaan (belief), atau sekumpulan kepercayaan (set of beliefs), atau cara berfikir yangmempengaruhi perilaku dan sikap seseorang. Pemikiran yang mendalam sehingga mencapai level yang di sebut dengan keyakinan. Mindset ini di bentuk dari apa yang masuk ke dalam diri kita selama bertahun-tahun.


Bagaimana Mindset Ini Terbentuk?

Ada banyak cara untuk membentuk sebuah 'Mindset', bahkan tanpa sadar kita membentuk Mindset dalam kegiatan sehari-hari, bagaimana bisa? Simak penjelasan dibawah ini, sebagaimana dikutip dari Bacapikiran.com.

1. Repitisi (pengulangan)

Sesuatu hal yang terjjadi berulang-ulang akan membentuk mindset kita (tanpa kita sadari). Apa yang di jejalkan kepada kita berulang-ulang akan menjadi kebenaran mutlak kita.

“Apapun makanannya, minumnya tetap ….. “ Kamu pasti tahu jawabannya kan?

Contoh di atas juga menjelaskan kenapa tayangkan iklan harus dibuat berulang-ulang. Walaupun kita tidak suka konten suatu iklan, namun jika kita berulang-ulang melihatnya. Pasti iklan tersebut masuk kedalam pikiran kita.


2. Diberikan Dari Orang Yang Kita Panuti/Kagumi/Percayai.

“Jangan duduk di depan pintu, nanti susah dapet jodoh!” Pikiran sadar kita tahu bahwa tidak ada korelasi antara duduk di depan pintu dengan jodoh, apalagi kita masih kecil bukan?

Namun karena hal itu dikatakan olah orang tua kita, yang notabenenya adalah panutan kita di waktu kecil. Kita menerimanya sebagai kebenaran. Dan hal ini bisa berjalan turun-temurun.

Yang padahal si pencetus kalimat itu hanya ingin menakuti anaknya agar tidak menghalangi orang jalan. Karena kalau di perintah secara langsung bakal susah masuknya! Ternyata orang jaman dulu pintar ya dalam membentuk 'Mindset'.

Nah, ini bisa terjadi kepada kita saat ini, jika kita di beri nasihat atau ungkapan oleh orang yang kita hormati, kagumi dan percayai. Semakin kita kagum dan percaya ke orang tersebut semakin kuat juga kata-katanya tertanam sebagai mindset kita.

Misalnya, kamu kenal Mario Teguh? Jika kamu mengenal dan mengidolakannya, pasti kamu akan percaya dan menerima apa yang dia ucapkan sebagai motivator.


3. Pengalaman Yang Melibatkan Emosional Tinggi

Tempat yang gelap, sunyi, dan tidak terawat pasti berhantu!” Walaupun kita tidak mengungkapkannya tetapi banyak diantara kita yang memiliki mindset ini. Bahkan hampir semua orang.

Hal ini terbentuk karena sering sekali kita di berikan emosional rasa takut dari tempat gelap dan sepi. Misalnya di film-film horor, selalu di tempat gelap dan tenang muncullah sosok yang menakutkan. Ataupun kita pernah mengalaminya sendiri, ada kejadian pengalaman yang menakutkan misalnya.

Akhirnya hal ini terinstall hampir ke semua orang. Sehingga ketika kita melalui tempat seperti itu tiba-tiba muncul perasaan takut tanpa sebab, bahkan terkadang sampai membuat kita berimajinasi atau berhalusinasi.


4. Hipnosis

Kamu pasti sudah tahu, jadi penyebab yang satu ini lebih kepada suatu sistem yang manusia buat sendiri yang bisa kita gunakan untuk menanamkan suatu mindset secara sengaja. Hipnotis menggunnakan orang lain sebagai pelakunya, tapi ada juga yang melakukannya sendiri.





Belum ada Komentar untuk "Apa Itu Mindset dan Bagaimana Cara Membentuknya?"

Posting Komentar

ADS atas Artikel

ADS Tengah Artikel 1

ADS Tengah Artikel 2

ADS Bawah Artikel