Niat Puasa Syura di Bulan Muharram dan Ketentuannya

RaBiitch Official - Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Niat Puasa Syura di Bulan Muharram dan Ketentuannya, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Islami, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca artikel kami yang berjudul Niat Puasa Syura di Bulan Muharram dan Ketentuannya
Niat Puasa Syura di Bulan Muharram dan Ketentuannya



Bulan Muharram atau dalam istilah jawa dikenal dengan nama Bulan Suro adalah bulan Allah yang sangat agung. Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Islam, termasuk bulan-bulan haram. Allah SWT berfirman: 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّـهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّـهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ  ذَ?لِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّـهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ 

yang artinya :
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS.at-Taubah/9: 36)

Hasan al-Bashri رحمه الله berkata: “Sesungguhnya Allah membuka awal tahun dengan bulan haram, dan menutup akhir tahun dengan bulan haram pula. Tidak ada bulan yang lebih agung di sisi Allah عزّوجلّ setelah Ramadhan dibandingkan bulan Muharram”.

Sejarah Puasa Asyura

‘Asyura adalah hari kesepuluh pada bulan Muharram. Dia adalah hari yang mulia. Menyimpan sejarah yang mendalam, tak bisa dilupakan.

Ibnu Abbas Radiallahuanhu berkata:

“Nabi tiba di Madinah dan dia mendapati orang-orang Yahudi sedang berpuasa A’syura. Nabi Sallahu Alaihi Wassallam bertanya: “Puasa apa ini?” Mereka menjawab: “Hari ini adalah hari yang baik, hari dimana Alloh telah menyelamatkan Bani Israil dari kejaran musuhnya, maka Musa berpuasa sebagai rasa syukurnya kepada Alloh. Dan kami-pun ikut berpuasa." Nabi berkata: “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”. Akhirnya Nabi Sallahu Alaihi Wassallam berpuasa dan memerintahkan manusia untuk berpuasa."

Rasulullah Salallahu Alaihi Wassallam juga bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

Artinya : "Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada Syahrulloh al-Muharrom."

Ketentuan Puasa Asyura

Puasa ‘Asyura ada tiga tingkatan yang bisa dikerjakan;
  • Pertama - Berpuasa sebelum dan sesudahnya. Yaitu tanggal 9-10-11 Muharrom. Dan inilah yang paling sempurna.
  • Kedua - Berpuasa pada tanggal 9 dan 10, dan inilah yang paling banyak ditunjukkan dalam hadits.
  • Ketiga - Berpuasa pada tanggal 10 saja.

Berkaitan dengan cara pertama, yaitu berpuasa tiga hari (9-10-11) para ulama melemahkan hadits Ibnu Abbas yang menjadi sandarannya. Namun demikian, pengamalannya tetap dibenarkan oleh para ulama. Untuk melihat kapan jatuhnya tanggal 9,10,11 Muharram pada kalender Masehi, bisa dilihat di kalender islam melalui web Kalender Islam. (Untuk saat ini, 10 Muharram jatuh pada tanggal 20 September 2018)

Keutamaan Puasa Asyura

Keutamaan Puasa Asyura adalah sebagai penghapus dosa satu tahun yang lalu. Rasulullah Sallahu Alaihi Wassallam bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya : "Puasa ‘Asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu."

Imam an-Nawawi asy-Syafi’i رحمه الله berkata: “Keutamaannya menghapus semua dosa-dosa kecil. Atau boleh dikatakan menghapus seluruh dosa kecuali dosa besar”.

Niat Puasa Asyura

نويت صوم عشر سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA ‘ASYURA LILLAHI TA’ALA

Artinya : Saya niat puasa hari ’Asyura , sunnah karena Allah ta’ala

Itulah sedikit pengetahuan mengenai Niat Puasa di Bulan Muharram dan Ketentuannya, artikel ini saya rangkum dari beberapa sumber terpercaya, jika ada salah kata atau penjelasan ada baiknya jika kita saling mengingatkan. Allah pasti akan mengampuni segala ketidaktahuan kita, namun jangan pernah malas atau berhenti untuk menuntut ilmu.



Demikian penjelasan mengenai Niat Puasa Syura di Bulan Muharram dan Ketentuannya dan seperti biasa silahkan tinggalkan apa pendapat kalian di kolom komentar mengenai Niat Puasa Syura di Bulan Muharram dan Ketentuannya

Bagikan : https://www.rabiitch.me/2018/08/niat-puasa-syura-di-bulan-muharram-dan.html

0 Response to "Niat Puasa Syura di Bulan Muharram dan Ketentuannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel