Apa itu Carding? dan Bagaimana Cara Kerja Carding? (CyberCrime)

RaBiitch Official - Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Apa itu Carding? dan Bagaimana Cara Kerja Carding? (CyberCrime), kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel carding, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca artikel kami yang berjudul Apa itu Carding? dan Bagaimana Cara Kerja Carding? (CyberCrime)
Apa itu Carding? dan Bagaimana Cara Kerja Carding? (CyberCrime)


ANONIMCYBER | Oke baik sob, kali ini saya akan membahas apa itu carding? dan bagaimana cara kerja carding. bagi yang belum tau atau belum mengenal sama sekali, baiklah simaklah dengan baik sob.



Apa itu Carding?

Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di internet. Sebutan pelakunya adalah Carder. Sebutan lain untuk kejahatan jenis ini adalah cyberfroud alias penipuan di dunia maya. Menurut riset Clear Commerce Inc, perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Texas – AS , Indonesia memiliki carder terbanyak kedua di dunia setelah Ukrania. Sebanyak 20 persen transaksi melalui internet dari Indonesia adalah hasil carding. Akibatnya, banyak situs belanja online yang memblokir IP atau internet protocol (alamat komputer internet) asal Indonesia. Kalau kita belanja online, formulir pembelian online shop tidak mencantumkan nama negara Indonesia. Artinya konsumen Indonesia tidak diperbolehkan belanja di situs itu.

Menurut pengamatan ICT Watch, lembaga yang mengamati dunia internet di Indonesia, para carder kini beroperasi semakin jauh, dengan melakukan penipuan melalui ruang-ruang chatting di mIRC. Caranya para carder menawarkan barang-barang seolah-olah hasil carding-nya dengan harga murah di channel. Misalnya, laptop dijual seharga Rp 1.000.000. Setelah ada yang berminat, carder meminta pembeli mengirim uang ke rekeningnya. Uang didapat, tapi barang tak pernah dikirimkan.

Kejahatan carding mempunyai dua ruang lingkup, nasional dan transnasional. Secara nasional adalah pelaku carding melakukannya dalam lingkup satu negara. Transnasional adalah pelaku carding melakukkannya melewati batas negara. Berdasarkan karakteristik perbedaan tersebut untuk penegakan hukumnya tidak bisa dilakukan secara tradisional, sebaiknya dilakukan dengan menggunakan hukum tersendiri.

Sifat carding secara umum adalah non-violence kekacauan yang ditimbulkan tiadak terliahat secara langsung, tapi dampak yang di timbulkan bisa sangat besar. Karena carding merupakan salah satu dari kejahatan cybercrime berdasarkan aktivitasnya. Salah satu contohnya dapat menggunakan no rekening orang lain untuk belanja secara online demi memperkaya diri sendiri. Yang sebelumnya tentu pelaku (carder) sudahmencuri no rekening dari korban.


Lalu, Bagaimana Cara Kerja Carding?

1. mencari kartu kredit yang masih valid, hal ini dilakukan dengan mencuri atau kerjasama dengan orang-orang yang bekerja pada hotel atau toko-toko gede (biasanya kartu kredit orang asing yang disikat). atau masuk ke program MIRC (chatting) pada server dal net, kemudian ke channel #CC, #Carding, #indocarder, #Yogyacarding,dll. nah didalamnya kita dapat melakukan trade (istilah “tukar”) antar kartu kredit (bila kita memiliki kartu kredit juga, tapi jika tidak punya kartu kredit, maka dapat melakukan aktivitas “ripper” dengan menipu salah seorang yang memiliki kartu kredit yang masih valid).

2. setelah berhasil mendapatkan kartu kredit, maka carder dapat mencari situs-situs yang menjual produk-produk tertentu (biasanya di cari pada search engine). tentunya dengan mencoba terlebih dahulu (verify) kartu kredit tersebut di site-site porno (hal ini disebabkan karena kartu kredit tersebut tidak hanya dipakai oleh carder tersebut). jika di terima, maka kartu kredit tersebut dapat di belanjakan ke toko-toko tersebut.

3. cara memasukan informasi kartu kredit pada merchant pembayaran toko adalah dengan memasukan nama panggilan (nick name), atau nama palsu dari si carder, dan alamat aslinya. atau dengan mengisi alamat asli dan nama asli si empunya kartu kredit pada form billing dan alamat si carder pada shipping adress. (mudahkan?…..)

jenis kartu kredit:

1. asli didapatkan dari toko atau hotel (biasa disebut virgin CC)
2. hasil trade pada channel carding
3. hasil ekstrapolet (penggandaan, dengan menggunakan program C-master 4, cardpro, cardwizard, dll), softwarenya dapat di Download disini: Cmaster4, dan cchecker (jika ada yang ingin mengetahui CVV dari kartu tersebut)
4. hasil hack (biasa disebut dengan fresh cc), dengan menggunakan tekhnik jebol ASP (dapat anda lihat pada menu “hacking“)

Contoh kartu kredit:

First Name* Judy
Last Name* Downer
Address* 2057 Fries Mill Rd
City* Williamstown
State/Province* NJ
Zip* 08094
Phone* ( 856 )881-5692
E-mail* serengeti@erols.com
Payment Method Visa
Card Number 4046446034843451
Exp. Date 5/04

(Tapi kegiatan semacam ini merupakan tindakan kriminalitas)


Itulah pengertian cardingdan bagaimana cara kerjanya, Jika sobat disini ingin melakukan carding, sobat harus hati-hati soalnya banya kejadian kasus carder tertangkap dan ditindaklanjuti ke pihak berwajib karena ada Pasal UU yang berlaku dikasus ini. Dan saya disini pun tidak pernah melakukan carding, saya ingat dosa ingat karma!!


Kata Kunci :
  • Arti Carding
  • Pengertian Carding
  • Apa itu Carding
  • Cara kerja Carding
  • Proses Carding
  • Bagaimana Melalukan Carding

Sekian, Terimakasih Dan Sampai jumpa!


Demikian penjelasan mengenai Apa itu Carding? dan Bagaimana Cara Kerja Carding? (CyberCrime) dan seperti biasa silahkan tinggalkan apa pendapat kalian di kolom komentar mengenai Apa itu Carding? dan Bagaimana Cara Kerja Carding? (CyberCrime)

Bagikan : https://www.rabiitch.me/2017/12/apa-itu-carding-dan-bagaimana-cara.html

0 Response to "Apa itu Carding? dan Bagaimana Cara Kerja Carding? (CyberCrime)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel